Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2017

manfaat adiwiyata

Manfaat Adiwiyata Ada beberapa manfaat yang dapat diperoleh bagi sekolah dalam pemberlakuan program Adiwiyata, antara lain: 1. Tempat Pembelajaran Menjadi tempat pembelajaran bagi generasi muda tentang nilai pemeliharaan serta pengelolaan lingkungan hidup dengan baik dan benar.artikel terkait pembelajaran 2. Efisiensi Meningkatkan efisiensi dalam pelaksanaan kegiatan operasional sekolah serta penggunaan berbagai sumber daya yang ada. 3. Kebersamaan Menciptakan kondisi kebersamaan bagi semua warga sekolah. 4. Penghematan Sumber Dana Meningkatkan penghematan sumber dana dengan cara mengurangi sumber daya dan energi yang digunakan. 5. Menghindari Dampak Negatif Lingkungan Sebagai salah satu upaya dalam menghindari berbagai risiko dampak dari lingkungan yang negatif yang berada di lingkungan sekolah. 6. Menciptakan Suasana Kondusif Meningkatkan kondisi belajar mengajar supaya lebih nyaman dan kondusif untuk semua warga sekolah. 7. Peduli Lingkungan Merubah pe

pengertian adiwiyata

P ENGERTIAN ADIWIYATA Program Adiwiyata adalah salah satu program Kementrian Negara Lingkungan Hidup dalam rangka mendorong terciptanya pengetahuan dan keasadaran warga sekolah dalam upaya pelestarian lingkungan hidup. Dalam program ini diharapkan setiap warga sekolah ikut terlibat dalam kegiatan sekolah menuju lingkungan yang sehat dan menghidarkan dampak lingkungan yang negatif. Dalam implementasinya Kementrian Negara Lingkungan Hidup berkerjasama dengan para stakeholders, menggulirkan Program Adiwayata ini dengan harapan dapat mengajak warga sekolah dapat melaksanakan proses belajar mengajar materi lingkungan hidup dan turut berpartisipasi melestarikan dan menjaga lingkungan hiudup di sekolah dan sekitarnya. Kata ADIWIYATA berasal dari 2 kata Sansekerta “ ADI “  dan  “ WIYATA “.  ADI  mempunyai makna besar, agung, baik, ideal atau sempurna. WIYATA mepunyai makna tempat dimana seseorang menedapatkan ilmu pengetahuan, norma dan etika dalam berkehidupan sosial. Bila kedua kata terse

tanda gejala dan akibat penggunaan narkoba

Tanda Gejala Dini Korban Penyalahgunaan Narkoba Menurut Ami Siamsidar Budiman (2006 : 57–59) tanda awal atau gejala dini dari seseorang yang menjadi korban kecanduan narkoba antara lain : 1.   Tanda-tanda fisik Penyalahgunaan Narkoba Kesehatan fisik dan penampilan diri menurun dan suhu badan tidak beraturan, jalan sempoyongan, bicara pelo (cadel), apatis (acuh tak acuh), mengantuk, agresif, nafas sesak,denyut jantung dan nadi lambat, kulit teraba dingin, nafas lambat/berhenti, mata dan hidung berair,menguap terus menerus,diare,rasa sakit diseluruh tubuh,takut air sehingga malas mandi,kejang, kesadaran menurun, penampilan tidak sehat,tidak peduli terhadap kesehatan dan kebersihan, gigi tidak terawat dan kropos, terhadap bekas suntikan pada lengan atau bagian tubuh lain (pada pengguna dengan jarum suntik) 2.   Tanda-tanda Penyalahgunaan Narkoba ketika di rumah Membangkang terhadap teguran orang tua, tidak mau mempedulikan peraturan keluarga, mulai melupakan tanggung jawab ruti

pengertian dan jenis jenis narkoba

Pengertian Narkoba Pengertian narkoba  menurut Kurniawan (2008) adalah zat kimia yang dapat mengubah keadaan psikologi seperti perasaan, pikiran, suasana hati serta perilaku jika masuk ke dalam tubuh manusia baik dengan cara dimakan, diminum, dihirup, suntik, intravena, dan lain sebagainya. Sedangkan  pengertian narkoba  menurut pakar kesehatan adalah psikotropika yang biasa dipakai untuk membius pasien saat hendak dioparasi atau obat-obatan untuk penyakit tertentu. Namun kini presepsi itu disalah gunakan akibat pemakaian yang telah diluar batas dosis. Jenis-jenis Narkoba Narkoba dibagi dalam 3 jenis yaitu Narkotika, Psikotropika dan Zat adiktif lainnya. Penjelasan mengenai  jenis-jenis narkoba  adalah sebagai berikut:  1.    Narkotika Menurut Soerdjono Dirjosisworo mengatakan bahwa  pengertian narkotika  adalah “Zat yang bisa menimbulkan pengaruh tertentu bagi yang  menggunakannya dengan memasukkan kedalam tubuh. Pengaruh tersebut  bisa berupa pembiusan, hilangnya rasa sa